Persib Bandung tetap melanjutkan aktivitas perekrutan pemain meski tengah menghadapi sanksi larangan transfer dari FIFA. Manajemen klub menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi untuk mempersiapkan skuad menghadapi musim kompetisi mendatang.
Pihak klub menjelaskan bahwa proses negosiasi dan kesepakatan dengan sejumlah pemain baru tetap dilakukan sambil menunggu penyelesaian persoalan administrasi yang menyebabkan dijatuhkannya sanksi. Dengan demikian, Persib berharap seluruh pemain yang telah direkrut dapat segera didaftarkan setelah larangan tersebut dicabut.
Manajemen juga optimistis masalah yang dihadapi dapat diselesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Oleh karena itu, persiapan tim tidak boleh terhambat hanya karena menunggu proses penyelesaian sanksi.
Selain menjaga kesiapan skuad, langkah merekrut pemain lebih awal dinilai penting agar pelatih memiliki waktu yang cukup untuk membangun chemistry antarpemain. Proses adaptasi dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi kompetisi yang ketat.
Persib menegaskan bahwa seluruh aktivitas perekrutan dilakukan dengan tetap memperhatikan regulasi yang berlaku. Klub juga terus menjalin komunikasi dengan pihak terkait agar penyelesaian sanksi dapat berjalan sesuai prosedur.
Di sisi lain, para pemain yang telah mencapai kesepakatan dengan Persib disebut memahami situasi yang sedang dihadapi klub. Mereka tetap menunjukkan komitmen untuk bergabung dan menunggu proses administrasi selesai sebelum dapat memperkuat tim secara resmi.
Dengan tetap aktif menyusun kekuatan sejak dini, Persib berharap tidak kehilangan momentum dalam persiapan menuju musim baru. Manajemen optimistis persoalan yang ada dapat segera diselesaikan sehingga seluruh pemain baru bisa didaftarkan dan memberikan kontribusi maksimal saat kompetisi dimulai.





