MADRID, 20 Juni 2026 – Bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, menegaskan dirinya tidak terlalu memikirkan persaingan dengan nama-nama besar seperti Kylian Mbappé dan Lionel Messi selama berlangsungnya Piala Dunia 2026.
Pemain berusia 18 tahun itu mengaku lebih fokus membantu Timnas Spanyol meraih hasil terbaik daripada mengejar pencapaian individu atau membandingkan dirinya dengan para superstar dunia. Yamal menyebut gaya bermainnya berbeda dan tidak merasa harus mengikuti jejak Mbappe maupun Messi yang tampil gemilang di usia muda dalam ajang Piala Dunia.
Dalam sejumlah wawancara terbaru, Yamal juga menunjukkan rasa hormat yang besar kepada Messi. Ia menyebut kapten Argentina tersebut sebagai pesepak bola terbaik sepanjang masa. Meski demikian, pemain Barcelona itu menegaskan bahwa dirinya ingin menulis kisahnya sendiri dan menikmati setiap momen di turnamen terbesar dunia tersebut.
Saat ini Yamal masih dalam proses pemulihan penuh setelah sempat mengalami cedera hamstring menjelang turnamen. Ia bahkan mengakui belum siap bermain selama 90 menit penuh dan memilih mengikuti arahan tim medis serta pelatih Timnas Spanyol. Meski kondisi fisiknya belum 100 persen, kehadirannya tetap dianggap sangat penting bagi ambisi La Roja di Piala Dunia 2026.
Piala Dunia 2026 memang menghadirkan generasi bintang lintas era. Messi yang berstatus juara dunia bersama Argentina, Mbappe sebagai andalan Prancis, serta Yamal yang disebut sebagai salah satu talenta paling bersinar saat ini menjadi pusat perhatian para penggemar sepak bola di seluruh dunia. Banyak pengamat menilai Yamal berpotensi menjadi salah satu wajah utama sepak bola dunia dalam dekade mendatang jika mampu mempertahankan konsistensinya di level tertinggi.
Meski terus dibandingkan dengan Messi dan Mbappe, Yamal memilih tetap membumi. Baginya, target utama saat ini adalah membawa Spanyol melangkah sejauh mungkin di Piala Dunia dan membuktikan kualitasnya melalui performa di lapangan, bukan melalui perbandingan dengan pemain lain.





