Kediri, 5 September 2026 – Dewa United Banten FC menegaskan kesiapan penuh menghadapi Persik Kediri pada pertandingan pertama mereka di BRI Super League 2026/2027. Pelatih Dewa United, Osmar Loss, memastikan timnya datang ke Kediri dengan kondisi yang telah dipersiapkan secara matang selama pramusim. Sebanyak 23 pemain dibawa untuk menghadapi tantangan di Stadion Brawijaya, dengan seluruh pemain tersebut dinyatakan berada dalam kondisi siap bertanding. Persiapan panjang menjadi modal penting bagi Dewa United untuk menjalankan strategi yang telah dibangun bersama pelatih baru mereka. Meski laga pembuka kompetisi selalu mempunyai tekanan tersendiri, Osmar menilai skuadnya sudah memahami konsep permainan yang ingin diterapkan. Dewa United pun bertekad mengawali musim dengan performa positif di kandang Persik.
Osmar menjelaskan persiapan Dewa United berlangsung selama kurang lebih satu setengah bulan atau sekitar 45 hari. Periode tersebut dimanfaatkan secara maksimal untuk membangun kondisi fisik sekaligus memperkenalkan filosofi permainan yang diinginkan jajaran pelatih. Dewa United juga menjalani enam pertandingan uji coba selama pramusim sebagai bagian dari proses mematangkan tim. Pertandingan tersebut memberikan kesempatan kepada pelatih untuk melihat perkembangan pemain ketika menjalankan berbagai skema yang telah dipersiapkan. Selain mengevaluasi aspek individu, tim pelatih juga memperhatikan koordinasi antarlini dan kemampuan pemain beradaptasi dengan situasi pertandingan. Hasil dari rangkaian persiapan tersebut membuat Osmar cukup percaya diri menyambut dimulainya kompetisi resmi.
Pelatih asal Brasil tersebut mengakui Dewa United sempat menghadapi beberapa kendala selama menjalani pramusim. Namun persoalan yang muncul dinilai masih dalam batas wajar dan tidak sampai mengganggu keseluruhan program persiapan. Hal yang paling penting bagi Osmar adalah sebagian besar pemain dapat mengikuti rangkaian latihan secara penuh sebelum kompetisi dimulai. Kondisi tersebut memberikan keuntungan karena pemain mempunyai waktu cukup untuk memahami tuntutan taktik yang berbeda dibandingkan musim sebelumnya. Komunikasi antara jajaran pelatih dan pemain juga terus dibangun agar ide permainan dapat diterjemahkan secara efektif di lapangan. Setelah melalui proses tersebut, Osmar melihat para pemain semakin nyaman dengan sistem yang akan digunakan.
Kesiapan serupa disampaikan bek kiri Dewa United, Alta Ballah, yang menilai seluruh pemain telah mendapatkan bekal memadai untuk menjalani pertandingan pertama. Pemain berusia 25 tahun tersebut menyadari laga pembuka tidak akan berlangsung mudah, terlebih Dewa United harus tampil sebagai tim tamu. Persik diperkirakan mendapatkan dukungan besar dari publik Stadion Brawijaya sehingga tekanan terhadap tim tamu dapat muncul sejak awal pertandingan. Namun Dewa United telah mempersiapkan aspek fisik, taktik, dan strategi selama periode latihan yang cukup panjang. Alta menilai tugas pemain sekarang adalah menjalankan instruksi pelatih sebaik mungkin ketika berada di lapangan. Kedisiplinan menjadi salah satu faktor yang diperlukan agar rencana permainan dapat berjalan sesuai dengan persiapan.
Kehadiran Osmar Loss juga membawa pendekatan baru dalam permainan Dewa United pada musim ini. Masa pramusim menjadi periode penting bagi pelatih untuk mentransfer gagasan sekaligus membangun pemahaman mengenai bagaimana tim harus bermain dalam berbagai situasi. Perubahan tersebut membutuhkan proses karena pemain harus menyesuaikan kebiasaan lama dengan tuntutan baru dari tim pelatih. Enam pertandingan uji coba memberikan ruang bagi Osmar untuk mencoba komposisi maupun variasi strategi sebelum memasuki kompetisi resmi. Evaluasi dari setiap pertandingan kemudian digunakan untuk memperbaiki kekurangan yang ditemukan dalam permainan. Laga melawan Persik menjadi ujian kompetitif pertama untuk melihat sejauh mana konsep tersebut dapat diterapkan ketika poin mulai dipertaruhkan.
Dewa United juga menyadari Persik bukan lawan yang dapat dipandang ringan meskipun tim tamu datang dengan persiapan panjang. Macan Putih mempunyai keuntungan bermain di kandang dan telah menjalani persiapan sendiri untuk menghadapi musim baru. Persik juga melakukan perubahan dalam komposisi pemain sehingga mempunyai sejumlah wajah baru yang dapat memberikan karakter berbeda dalam permainan. Situasi tersebut membuat Dewa United harus mampu membaca perkembangan pertandingan tanpa meninggalkan identitas permainan yang telah dibangun. Tim pelatih diperkirakan menuntut pemain menjaga konsentrasi terutama pada fase awal ketika tuan rumah berpotensi mencoba mengambil inisiatif. Kemampuan mengontrol tempo dan menjaga keseimbangan antarlini akan menjadi bagian penting bagi Dewa United dalam menghadapi tekanan.
Di kubu Persik, pelatih Marcos Reina juga menyatakan timnya telah menjalani persiapan matang menjelang pertandingan tersebut. Banyaknya pemain baru membuat Persik masih berada dalam proses membangun keserasian, tetapi perkembangan fisik dan pemahaman taktik dinilai terus menunjukkan peningkatan. Marcos meminta pemain lebih dahulu fokus terhadap cara bermain mereka sendiri sebelum terlalu banyak memikirkan kekuatan lawan. Strategi yang telah dilatih selama pramusim diharapkan dapat diterapkan secara disiplin ketika menghadapi Dewa United. Pada saat yang sama, Persik tetap harus mampu membaca perubahan permainan yang dilakukan tim tamu. Kondisi tersebut membuat duel kedua tim berpotensi menjadi pertarungan taktik antara dua kesebelasan yang sama-sama sedang membangun identitas untuk musim baru.
Materi pemain Dewa United turut mendapatkan perhatian dari kubu tuan rumah karena tim tersebut memiliki sejumlah pemain dengan kualitas dan pengalaman tinggi. Meski demikian, Persik menegaskan tidak gentar menghadapi kekuatan yang dibawa lawannya ke Stadion Brawijaya. Marcos memilih memberikan kepercayaan kepada pemainnya setelah melihat perkembangan selama masa persiapan. Bagi Persik, pertandingan pertama menjadi kesempatan mengukur hasil adaptasi para pemain baru dengan model permainan yang telah dirancang. Sementara bagi Dewa United, laga tersebut menjadi pembuktian awal terhadap efektivitas program 45 hari yang dijalankan Osmar. Kedua tim dengan demikian mempunyai kepentingan besar untuk menunjukkan bahwa proses persiapan mereka menghasilkan perkembangan positif.
Dewa United sendiri tidak ingin tekanan memperoleh hasil pada pertandingan pertama membuat pemain kehilangan fokus terhadap proses permainan. Tim pelatih menekankan pentingnya menjalankan strategi secara konsisten sejak menit awal hingga pertandingan berakhir. Pengalaman menjalani enam pertandingan uji coba diharapkan membantu pemain lebih siap menghadapi perubahan tempo maupun situasi yang tidak sesuai rencana. Osmar juga mempunyai pilihan yang cukup luas setelah membawa 23 pemain dalam kondisi siap bertanding. Kedalaman skuad tersebut memberikan kemungkinan melakukan penyesuaian apabila strategi awal membutuhkan perubahan di tengah pertandingan. Kompetisi yang panjang membuat kemampuan memanfaatkan seluruh anggota skuad akan menjadi faktor penting bagi Dewa United sepanjang musim.
Pertandingan menghadapi Persik pada akhirnya menjadi langkah pertama Dewa United dalam menguji ambisi mereka di Super League 2026/2027. Persiapan selama 45 hari, enam pertandingan uji coba, serta 23 pemain yang siap diturunkan memberikan modal bagi Osmar Loss untuk menghadapi tantangan awal tersebut. Namun tim tetap menyadari bahwa hasil pramusim tidak dapat menjadi jaminan ketika memasuki pertandingan kompetitif dengan tekanan dan tuntutan berbeda. Dewa United harus mampu menerjemahkan persiapan panjang menjadi permainan efektif sekaligus menjaga konsentrasi menghadapi Persik yang memiliki motivasi besar di kandangnya sendiri. Alta Ballah dan rekan-rekannya kini dituntut menunjukkan kesiapan fisik, taktik, serta mental yang telah dibangun sepanjang pramusim. Hasil pertandingan pertama akan menjadi gambaran awal mengenai perkembangan Dewa United bersama Osmar Loss sekaligus menjadi pijakan dalam menghadapi perjalanan panjang musim baru.





