Jakarta, 2 September 2026 – Antonio Rüdiger resmi mengumumkan pensiun dari tim nasional Jerman setelah menjalani karier internasional selama 12 tahun. Bek tengah Real Madrid tersebut menyampaikan keputusan itu pada Selasa (1/9/2026), sekitar dua bulan setelah Jerman tersingkir dari Piala Dunia 2026. Pemain berusia 33 tahun itu mengakhiri kiprahnya bersama Die Mannschaft dengan catatan 86 penampilan sejak melakukan debut pada 2014. Rüdiger menjadi salah satu pemain penting di lini belakang Jerman dalam berbagai turnamen internasional selama lebih dari satu dekade. Ia kini memilih membuka babak baru dengan mencurahkan seluruh fokusnya kepada karier di level klub.
Keputusan Rüdiger diambil setelah melalui pertimbangan selama beberapa waktu. Ia menyatakan bahwa sudah tiba waktunya untuk mengakhiri perjalanan bersama tim nasional sekaligus memberikan kesempatan kepada generasi pemain muda Jerman. Pertimbangan tersebut membuat Rüdiger memilih tidak melanjutkan kiprahnya meskipun secara usia dan pengalaman masih dapat memberikan kontribusi bagi tim. Ia menilai pergantian generasi merupakan bagian penting dalam perjalanan sebuah tim nasional. Dengan keputusan tersebut, Jerman harus mulai menyiapkan opsi baru untuk mengisi posisi bek tengah yang selama ini menjadi salah satu area yang diandalkan Rüdiger.
Rüdiger melakukan debut senior bersama Jerman pada 2014 dalam pertandingan melawan Polandia. Tidak lama setelah itu, Jerman berhasil menjadi juara Piala Dunia 2014, meskipun Rüdiger tidak masuk dalam skuad yang berangkat ke Brasil untuk turnamen tersebut. Setelah debutnya, ia perlahan berkembang menjadi bagian penting dari skuad nasional dan tampil dalam tiga edisi Piala Dunia. Ia juga memperkuat Jerman di sejumlah turnamen Piala Eropa, termasuk Euro 2024 yang digelar di kandang sendiri. Sepanjang periode tersebut, Rüdiger menjadi salah satu pemain yang memiliki pengalaman panjang menghadapi berbagai generasi skuad Jerman.
Salah satu pencapaian penting Rüdiger bersama tim nasional terjadi pada Piala Konfederasi 2017. Jerman yang saat itu menurunkan skuad dengan sejumlah pemain muda berhasil mencapai final dan mengalahkan Chile dengan skor 1-0. Rüdiger tampil dalam empat pertandingan pada turnamen tersebut dan turut merasakan gelar internasional bersama Jerman. Namun, setelah itu ia tidak memperoleh trofi besar lain bersama tim senior Jerman. Dalam beberapa turnamen berikutnya, perjalanan Jerman justru berakhir lebih cepat dari harapan, termasuk tersingkir pada fase grup Piala Dunia 2018 dan 2022.
Piala Dunia 2026 menjadi turnamen besar terakhir Rüdiger bersama Jerman. Tim asuhan Jerman harus mengakhiri perjalanan mereka setelah kalah dari Paraguay pada babak 32 besar. Pertandingan tersebut sekaligus menjadi penampilan terakhir Rüdiger dalam seragam tim nasional. Setelah turnamen berakhir, masa depan internasionalnya sempat menjadi tanda tanya karena ia belum langsung mengumumkan keputusan final. Dua bulan kemudian, Rüdiger akhirnya memastikan dirinya tidak akan kembali memperkuat Jerman.
Selain perjalanan bersama tim nasional, Rüdiger memiliki karier klub yang panjang dan sukses. Ia pernah memperkuat VfB Stuttgart, AS Roma, Chelsea, dan Real Madrid. Bersama Chelsea, Rüdiger memenangkan Liga Champions pada 2021 sebelum kemudian pindah ke Real Madrid pada 2022. Di Spanyol, ia kembali merasakan kesuksesan dengan memenangkan LaLiga dan Liga Champions pada 2024. Pengalaman tersebut membuat Rüdiger menjadi salah satu bek berpengalaman yang masih memiliki peran penting di level klub.
Keputusan pensiun dari tim nasional membuat Rüdiger kini dapat mengarahkan seluruh energi untuk membela Real Madrid. Ia masih terikat dengan klub tersebut dan ingin menjalani tahap berikutnya dalam kariernya dengan fokus penuh pada sepak bola klub. Pengurangan agenda internasional juga dapat memberikan waktu pemulihan yang lebih besar di antara jadwal pertandingan klub. Bagi Real Madrid, pengalaman Rüdiger tetap menjadi aset penting karena ia memiliki jam terbang tinggi di kompetisi domestik maupun Eropa. Perubahan fokus tersebut sekaligus menandai berakhirnya salah satu periode penting dalam perjalanan karier internasionalnya.
Pensiunnya Rüdiger juga menjadi bagian dari perubahan generasi di tubuh tim nasional Jerman. Setelah lebih dari satu dekade menjadi bagian dari skuad, pengalaman yang dimilikinya akan digantikan oleh pemain-pemain yang lebih muda. Pelatih baru Jerman, Jürgen Klopp, kini harus mempertimbangkan berbagai opsi di lini pertahanan untuk membangun skuad berikutnya. Kehilangan pemain berpengalaman seperti Rüdiger tentu menjadi tantangan, tetapi keputusan tersebut sekaligus membuka ruang bagi pemain muda untuk mendapatkan peran lebih besar. Regenerasi menjadi agenda penting bagi Jerman setelah hasil yang belum maksimal dalam beberapa turnamen terakhir.
Dengan 86 penampilan internasional, tiga Piala Dunia, serta sejumlah partisipasi di Piala Eropa, Rüdiger meninggalkan tim nasional dengan pengalaman panjang. Ia mengakui bahwa meski Jerman tidak berhasil meraih gelar besar dalam beberapa turnamen terakhir, masa bersama tim nasional tetap menjadi bagian yang sangat berarti dalam kehidupannya. Kini, Rüdiger memasuki babak baru dengan menempatkan karier klub sebagai fokus utama. Seragam Jerman yang telah dikenakannya selama 12 tahun resmi menjadi bagian dari masa lalu, sementara tantangan berikutnya menanti bersama Real Madrid.





